Senin, Januari 09, 2012

Ternyata Aku Hamil

Oleh alul di 23:16
Setiap wanita memiliki tanda-tanda kehamilan yang berbeda. Pada umumnya diawali dengan terlambatnya menstruasi, kemudian testpack dengan hasil 2 garis merah muda, dan ditambah mual pada pagi hari. Dan beberapa tanda-tanda lain. 

Terlambat menstruasi akan menjadi kecurigaan yang tepat seandainya memiliki siklus menstruasi yang normal. Bagaimana dengan siklus yang tidak teratur? Hasil 2 garis merah muda dipengaruhi oleh konsentrasi HCG pada urin di pagi hari, bisa saja tidak muncul padahal sebenarnya sudah hamil. Mual pada pagi hari bisa juga karena penyakit maag yang sedang kambuh atau kondisi badan sedang menurun.

Sebagai pelengkap tanda-tanda kehamilan yang memang bervariasi, berikut beberapa tanda-tanda pada awal kehamilan saya (dan kecurigaan lainnya).




Perut buncit (biasanya rata :) )
Seminggu sekali saya rajin olahraga yoga yang dipadu dengan pilates. Badan terasa segar, otot lengan, kaki, dan perut terasa kencang. Tapi perut bawah sedikit buncit. Aneh. Itu mungkin perasaan saya saja karena memang sudah lama menanti kehamilan pertama ini. Setiap bertanya kepada teman yang pernah hamil, dibilang normal, wanita pada umumnya perutnya buncit. Tapi saya tetap tidak terima hehe. Perbedaan ini terasa 5 hari setelah perkiraan masa subur. Sebelumnya saya coba testpack dan ... negatif.



Payudara bengkak, lebih sensitif
Satu hari kemudian baru sadar kalau payudara bengkak, tetapi saya hanya curiga ini tanda menjelang menstruasi. 

Ke dokter Obstetric and Gynecology (OG), hanya penebalan dinding rahim
Selain curiga saya hamil tanpa tanda-tanda umum bahwa memang hamil, ada ketakutan juga seandainya ada penyakit terkait kandungan. Saya periksa ke dokter OG di Bethesda dan minta dicek dengan ultrasonografi (USG) 4 hari setelah menyadari buncitnya perut. Sambil saya cerita kekhawatiran saya. Hasilnya, ternyata memang terjadi penebalan dinding rahim tetapi tidak ada tanda-tanda lain yang membuktikan saya hamil atau ada penyakit. Syukurlah, setidaknya memang tidak ada penyakit.

Dokter bilang penebalan itu bukan masalah. Dokter kemudian memberikan suplemen berupa asam folat. Ohya, asam folat penting untuk mempersiapkan diri menyambut kehamilan, bagi yang berencana hamil. 

Baiklah, mungkin saya memang belum hamil.

(Dan belakangan saya baru tahu hal ini disebabkan oleh stimulasi hormon estrogen tanpa diimbangi hormon progresteron, dapat disebabkan karena haid yang tidak teratur, dsb. Hmm..semoga sehat selalu, tidak ada masalah. Info selengkapnya bisa dibaca salah satunya di bab Hiperplasia Endometrium)



Payudara bengkak, lebih sensitif (lagi)
Saya lupa tepatnya, tetapi kira-kira 1 minggu lebih payudara terasa bengkak dan lebih sensitif. Ketika tidak sengaja tersenggol handuk, kaos, atau bahkan bra, terasa sakit sekali. Saya masih curiga ini tanda menjelang menstruasi.



Flek merah muda (2 hari)
Tepat 14 hari dari perkiraan masa subur, keluar flek merah muda. Saya pikir akhirnya saya menstruasi, setelah kemarin selalu curiga hamil. Ohya, tahukah Anda bahwa telur matang yang tidak dibuahi akan mengalami degenerasi 14 hari kemudian, dalam bentuk menstruasi? Ya, sepertinya telur saya tidak terbuahi. :P

Sudah berjam-jam flek merah muda itu tidak kunjung berubah menjadi darah menstruasi dalam volume biasanya. Sampai 1 hari berikutnya masih sama, flek merah muda lagi. Tanda yang sama hanya perut yang sakit, mules, perut bagian bawah sakit.

Baiklah, mungkin saya hanya menstruasi 2 hari. Saya tidak mencoba testpack lagi, tidak kepikiran sekaligus takut terlalu berharap, tetapi tetap berhati-hati.

(Setelah tanda-tanda kehamilan selanjutnya saya menjadi lebih yakin bahwa flek merah muda ini adalah masa ketika penempelan janin ke dinding rahim, pernah baca di banyak sumber. Waktu itu saya sedang dinas luar dan sering lembur sampai tengah malam. Untungnya 3 kali makan sehari penuh gizi ditambah cemilan sehat yang menjamin tetap sehat)



Mual
Pagi-pagi, 10 hari setelah flek merah muda, badan terasa lemas, tidak nyaman, mual. Satu hari sebelumnya saya puasa tanpa sahur, dan berbuka hanya dengan air madu, sup buah, dan sedikit roti. Ah, mungkin terkena maag.

Akhirnya saya cari obat maag yang aman (tidak yakin hamil tetapi tetap berhati-hati). Selama 3 hari ternyata rasa tidak enak badan dan mual masih menyerang. Tidak nafsu makan.

(Kalau dihitung-hitung dengan primbon pribadi, usia kandungan ketika mual itu sekitar 6 minggu)


Testpack positif :)
Akhirnya saya beranikan diri untuk membeli testpack dari apotek dekat rumah. Setelah berpuluh-puluh testpack hanya menghasilkan 1 garis merah muda, pagi itu 14 hari setelah kemunculan flek merah muda, testpack menunjukkan 2 garis merah muda.

Subhanallaah, masih terasa mimpi, tapi selalu berhati-hati. Hari berikutnya saya tes lagi, hasilnya sama. Alhamdulillaah, menurut banyak sumber, tanda 2 garis merah muda sudah pasti menunjukkan kehamilan. Saya hentikan konsumsi obat maag. 

Meski begitu, saya hanya berani cerita ke suami, belum berani ke ibu atau teman-teman. Rencananya akan saya ceritakan setelah periksa USG lagi ke Bethesda. 



Muntah
Beberapa hari sebelumnya hanya terasa mual. Namun, 1 hari setelah melihat hasil positif, nampaknya perut tak mampu lagi membendung asam lambung yang semakin meningkat ini. Dan saya pun muntah, hanya cairan, putih, kemudian kuning, pahit.



Ke dokter OG, ada kantung janin, masih kosong
Tiga hari setelah tes menggunakan testpack dari apotek, saya periksa ke dokter OG lagi. Dilakukan pemeriksaan USG lagi. Hasilnya, ada kantung janin tetapi masih kosong. Positif. Dan saya bisa cerita ke ibu serta teman-teman untuk mohon dukungan dan doa.

(gambar dari google, hasil USG saya diminta oleh dokter lain, :( hehe)

Setelah hari itu, saya lewati hari-hari trimester pertama dengan cukup berat, tetapi menyenangkan. Campur-campur.

2 komentar:

dimaz on 24 Januari 2012 08:05 mengatakan...

congrats :)

alul on 28 Januari 2012 19:11 mengatakan...

thanks mas dimz ^_^

 

Write It Down, Baby Copyright © 2010 Design by Ipietoon Blogger Template Graphic from Enakei