
Di luar hujan masih belum reda. Sekilas saya lihat informasi harga eceran Rp 5.900,-, B1sn1s langganan bos edisi Kamis, 14 oktober 2010 yang sampai sekarang belum juga selesai saya baca. Haha...nampaknya pelipur lara saya sekarang benar-benar beralih ke drama serial korea. Tidak sempat lagi membaca hasil kerja para kuli tinta.
Jadi teringat sewaktu masih jadi pelanggan K0mp4s Sabtu demi mendapatkan informasi
lowongan pekerjaan yang bonafid. Lewat jalan gelap dan becek, bapak dengan mantel ponco dan motor bututnya tidak pernah lupa mengantarkan pesanan saya, K0mp4s Sabtu. Meskipun info pekerjaan saya sekarang bukan dari surat kabar itu, tetapi dari internet. Kamsahamnida, Ahjussi (terimakasih, Pak).
Sempat saya berhenti berlangganan tetapi kemudian adik saya membutuhkannya juga sesaat setelah kelulusannya dari teknik mesin. Info pekerjaan yang dia jalani sekarang juga bukan dari surat kabar itu, tetapi dari kampus.
Saya lupa bagaimana awalnya kami berlangganan dengan bapak itu. Pertama kali hanya W4w4s4n, eh apa K0mp4s dulu ya? Seringkali tagihan dalam suatu bulan tidak bisa dibayar tepat waktu, karena saya dan adik belum punya uang dan ayah belum gajian. Dia tidak keberatan, tapi rasanya kejam juga. Meskipun seret kami juga tidak mau berhenti begitu saja, kami saling membutuhkan. Ya, konsumen dan distributor. Biyaneyo, maafkan kami ya, Pak ^_^. Semoga Allah selalu cukupkan rejekimu.
Sekarang apa kabar dia bapak loper koran? Masihkah tetap berkeliling meski diguyur hujan? Dan apa kabar Ayah, kami berdua sudah jauh dari rumah dan tidak berlangganan lagi. Mungkin Ayah masih berlangganan W4w4s4n. Semoga tagihan tiap bulannya bisa terbayar lancar.
#sedang rindu suasana hujan di rumah



0 komentar:
Poskan Komentar